Suatu ketika di tengah-tengah kepenatan pekerjaan yang mender-deru tak habis-habisnya, aku bertemu seorang pencerita dari ibukota

Sosok yang ramah dan riang, belum sepuluh menit kita berkenalan, kata-kata keluar deras dari mulutnya merangkai sebuah cerita memesona malam itu, membangkitkan semangat dan harapan di kota yang keras ini.

Mata yang lesu ini jadi membuka lebar, senyum pun terkembang dari bibirku memamah satu-persatu cerita darimu…

Cerita tentang mafia buku di kota ini, tentang bagaimana serunya mereka beroperasi layaknya teroris al qaeda..lalu cerita tentang dirimu yang sering iseng berkelana, bertekad menemukan orang paling seram se Jakarta Raya, yang dengan amat percaya kamu yakin bisa taklukan dengan kalimat, “Cari uang susah yah Bang,”

hahahahhahahaha…

Belum lagi cerita mengenai pengalaman mu terkini berkelana di daerah muara angke menemui mbok-mbok pedagang ikan yang sangat fasih menggunakan twitter, mengupload update terkini mengenai harga ikan lewat black berry mereka

yah ampuuuun…hahahahaha

senang sekali mendengar cerita-cerita mu teman

mereka berhasil menggugahkanku dari kelesuan ini, menyakinkan ku bahwa masih banyak semangat di kota ini lengkap dengan begitu banyak kejadian-kejadian ajaib yang sayang dilewatkan begitu saja…

Leave a Reply