Selamaat, kalian berhasil melakukannya lagi kali ini…
wuah, bukan main senangnya kalian yah, kalian sukses menjalankan misi kalian.
tersenyum lebarkah kaliankah disana, ditemani 72 perawan-perawan di surga langit ke tujuh (hahahha, jika benar kau disana dan jika memang tempat itu ada…)
Yaah…terlepas dari duka yang kembali menyayat hati kami, saya dari lubuk hati yang terdalam mengucapkan selamat buat prestasi kalian…
mungkin ini cambuk buat kami dan buat negara ini untuk tidak tidak terlena dengan keadaan. kami harus selalu siap sedia, cekatan dalam menghadapi serangan-serangan yang akan datang. Bom kali ini kembali menjadi pengingat bagi kami, bahwa kalian masih ada dan selalu ada disana, mengintai momen-momen lemah kami dan mempergunakannya, sebagai kesempatan untuk bisa naik kesurga dan bertemu 72 perawan (dan lagi, jika tempat itu memang ada…)
Tapi satu hal,ada satu pertanyaan mengganggu benakku..
mengapa dari serangkaian serangan bom yang pernah ada di Indonesia, tidak ada satu pun dari kalian yang mengklaim bahwa itu perbuatan kalian, tidak ada yang berani (saya ulangi BERANI) mengaku bahwa kalian yang melakukan.
Apakah kalian pengecut?
apakah kami berhadapan dengan teroris-teroris mental teri?
LIhatlah rekan-rekan sejawat teroris di belahan dunia lain, yang selalu berani menyiarkan kedunia, bahwa merekalah otak dibalik di peristiwa pemboman atau serangan-serangan teroris. Dengan klaim itu, mereka kemudian mengumumkan tuntutan-tuntutan yang mereka ajukan, dan dunia tahu apa yang mereka inginkan.
Lalu kalian? sampai sekarang belum jelas apa yang sebenarnya kalian inginkan. Kalo kalian ingin membuat kami menangis? kalau kalau ingin membuat kami berdarah? atau membuat kami marah? kalau kalian ingin membunuh kami? Selamat kalian berhasil melakukannya
Tapi serangan apapun, tetap tidak akan membuat kami gentar atau takut dan mundur. Tidak sejengkal pun.
Nah, daripada membiarkan kami bertanya-tanya, dan membuka kesempatan bagi orang untuk meng-klaim bahwa serangan ini ditujukan oleh dia (hahahha GR sekali bapak kita itu), kenapa tidak mengaku dan mengatakan apa yang sebenarnya kalian inginkan? Bukannya lebih efektif, tuan?
satu lagi, selain jangan jadi pengecut, jangan lah jadi munafik…
kalian yang selalu menghujat budaya barat dan semua yang ala Amerika…janganlah kalian kemudian menginap di hotel berbintang lima, tidur disana, menikmati fasilitas hotel yang berasal dari tempat yang selalu kalian nista, berpakaian sama seperti orang kalian hujat, bahkan mungkin makan makanan yang sama.
ooo please….aku sendiri malu jika aku takut dengan teroris macam ini…
Entries (RSS)
Bahaya sekali kalau tujuan pemboman didasari atas keyakinan karena pasti akan ada lagi pemboman berikutnya…
mm jangan2 klaim yang dibuat baru2 saja, akibat membaca postingan ini…
hahaha, GR bangeet siih..
duh mas teroris, anda kok sensitif sekali siih..