itu tawaran yang kuajukan buat partner hidupku menjelang pemilihan umum (pemilu) yang akan berlangsung dua hari lagi.

iyah beda dengan diriku, suamiku tercinta semangat sekali mau ikut pemilu

“biar suaranya ga disalahgunakan, pokoknya nanti semuanya tak coblos,” ujarnya berbulan-bulan sebelum hari pemilihan tiba.

Aku hanya mendengar, berusaha untuk tidak bersikap sinis, karena aku memang sudah bertekad untuk tidak memilih dari awal. Aku menghormatinya, sebagaimana dia menghormatiku yang tidak memilih.

Aku tidak memilih karena aku bukan antipati terhadap politik atau sangsi terhadap kepemimpinan kandidat-kandidat yang ada, meski aku punya seribu alasan untuk punya rasa ragu dengan kondisi yang ada sekarang ini, dimana banyak para dewan terpilih yang menyalahgunakan kewenangan mereka, banyak yang korupsi, banyak yang sok tahu, banyak yang belagu, sampe muntah aku melihat lagak mereka di gedung DPR.

alasan ku tidak memilih sederhana, aku hanya ingin bermalas-malas di tempat tidur dan menikmati libur.

aku berpikir, buat apa aku pagi-pagi datang antri ke tempat pemungutan suara (TPS), mendengar ramah-tamah pejabat setempat, menunggu dan berpanas-panas hingga giliranku tiba.

Males banget.

iyah kalo kemudian suaraku dipergunakan sebagaimana mestinya, kalo disalahgunakan, direkayasa…sia-sia saja bukan niatan baik ini?

Sudahlah, sayang..dari pada bangun dan pergi ke TPS, lebih baik peluk diriku dan kita lanjutkan tidur kita.

Gimana?

7 Responses to “memilih umum atau memilih bercinta denganku?”
  1. kelikwicaksono says:

    wah pilihan yang sulit, karena tidak bisa dilakukan dua duanya…
    bayangken saja, bercinta sambil mencontreng.
    berhubung aku ga dapet undangan buat mencontreng… liat ajah besok yah sayang.

  2. sama Ka…
    si Dion tuh semangat banget nyoblos (eh,nyontreng ding ya…pilihan katanya ga pernah bagus yak NYOBLOS,NYONTRENG…apa itu EYD?!?!)
    aku males2an…dan makin seneng karena kan kita merasa ga akan terdaftar di alamat sekarang karena belum punya KTP situ….tapi semalem Pak RT datang,lengkap dengan surat undangan untuk mencontreng,buat aku-suami-asisten RT (alias mbak-nya Damian)….mau ga mau ya harus datang yak…tapi siang2 aja daaahh..dan ikut2an kelik..mencoblos semua ajaaahhh,daripada bingung,hihihihihi….

  3. ngomong-ngomong ika, kabarnya begitulah para pejabat kita bisa terjerumus dalam korupsi, karena istri2nya bilang; Sudahlah, sayang..dari pada duitnya untuk bangun sekolah, lebih baik beli sedan baru saja buat kita… :D just kidding…

    (pengen nyontreng tapi gak masuk daftar pemilih tapi terlalu malas untuk usaha ngelapor :p)

  4. wah, kalo mas Zaki malah ogah tu mbak, berhubung dia juga terdaftarnya di tangerang, jadi dia cuma mau ikut balik ke Wonosari dan motret sana-motret sini (tanpa nyontreng), kalau aku siy berencana ke TPS dan menggambar lingkaran kecil dan lingkaran besar di surat suara, hehehehe

  5. sayaang, kayaknya aku yang bakal menang deeeh
    mamadamian, si damian juga diajak dooong, buat pendidikan politik sejak dini…hehehehhe
    alia, makanya i love the power of women, we rock!
    hayu..aduh pengantiiin baruuuu..ckckckck, jadi pengin lagi (lho?)

  6. wah. aku juga g nyontreng,mbak, tapi sayang, ndak ada yang ngajakin aku tidur lagi. hehe

    aku sukasukasuka banget lho blog ini, boleh aku link kah?. langsung aku pasang ya,

    eh iya, salam kenal mbak ika, saya ika juga. hehe

  7. senyumpagi says:

    halo juga ika, salam kenal…
    masa mau tidur ajah, nungguin ada yang ngajakin? hehehhe..
    boleh banget kalo mau ngelink…gimana sih caranya? aku dari dulu ga bisa2…maklum gaptek

Leave a Reply